Kalam Ulama

Facebook
WhatsApp
Copy Title and Content
Content has been copied.
< 1 min read

Kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat adalah merupakan permohonan yang senantiasa dipanjatkan dalam doa kita. Bahagia yang dimaksud tentu bukan kebahagiaan semu dan fana, namun kebahagian yang hakiki. Ajaran agama adalah petunjuk dan pedoman untuk meraih kebahagiaan abadi tersebut.Syaikh Ismail Haqqi Al-Khalwati dalam kitab Ruhul Bayan Fi Tafsir Al-Qurâ’an menyebutkan nasehat Syaikh Dzu Nun Al-Mishri tentang tanda-tanda kebahagiaan.Syaikh Dzu Nun Al-Mishri mengatakan:”Tanda-tanda orang yang mendapat kebahagiaan adalah: mencintai orang-orang saleh dan dekat dengan mereka, rajin membaca Al-Qurâ’an, selalu ibadah malam, duduk bersama ulama, dan mempunyai hati yang lembut penuh kasih.”Pikir-pikirkanlah!Renung-renungkanlah!

Stay inside the oasis.

Tetaplah berada di dalam oase.

Syaikh Abu Yazid al-Busthami: Raja Mistikus

Kisah Teladan Abah Habib Luthfi Bin Yahya

Syaikh Abu Abbas al-Mursi: Khalifah Besar Syadziliyah

Gejolak Hati Melebihi Air yang Mendidih

Definisi Mursyid

Syaikh Baha’uddin Naqsyabandi: Sang Imam Khwajagan

Wirid dan Amalan Tarekat Rifa’iyah

Problem Umum bagi Murid Thariqat

Malaikat

Sejarah Tarekat Rifa’iyah

Kopi Panas dan Jin

Aneka Kunci di Kehidupan Dunia dan Akhirat

Kisah Sayyidi Syeikh Abdul Qadir Al-Jailani (qs) Ketika Menghidupkan Orang yang Telah Mati

Qadarullah wa Ma Sya-a Fa’al

Tarekat dan Politik: Amalan untuk Dunia atau Akhirat?

Hadits: Doa Meminta Kenikmatan Memandang Wajah Allah

Hubungan Istighfar Dengan Shalawat

Tarekat Khalwatiyah: Bertahan dari Tekanan Penjajah

Kalam Ulama