— Nasruddin Hoja
“Seorang wali terkadang kehilangan kesadarannya karena kecintaannya kepada Allah sangat kuat, sehingga kekuatan fisiknya tidak mampu menahan beban kecintaan yang sangat mendalam di dalam hatinya.”
— Syaikh Abu 'Ali Hasan bin Muhammad Al-Daqqaq qs.
“Apakah pasrah kepada Tuhan itu?”Syaikh menjawab: “Mencegah diri dari menginginkan surban² orang lain.”Seraya mengucapkan kata² ini, beliau melemparkan surbannya di depan orang yg bertanya itu.
— Sayyidi Syaikh Ibnu Atha'illah As-Sakandari qs.
“Bisa jadi Allah memberimu kesenangan dunia, namun menghalangimu dari taufik-Nya. Bisa pula Dia menghalangimu dari kesenangan dunia, namun memberimu taufik-Nya.”
— Imam Abu Hamid Muhammad Al-Ghazali qs.
“Adalah (memperoleh) seorang anak merupakan alasan paling fundamental dari disyariatkannya sebuah pernikahan. Sebabnya agar dunia ini tidak kosong dari manusia.”
— Al-Habib Ali Zainal Abidin Al-Jufri
“Apabila seseorang menegur kamu dengan penuh hikmah dan kamu terasa marah dengan tegurannya, ketahuilah bahwa sudah ada sebesar-besarnya takabbur dalam hatimu.”
— Gus Dur
“Tuhan tidak perlu dibela. Dia sudah Maha Segalanya. Belalah mereka yang diperlakukan tidak adil.”
— Imam Syafi'i ra.
“Aku lihat qanaah adalah puncak kekayaan, maka kupegang teguh sifat ini. Maka aku merasa kaya meski tanpa harta, dan aku berjalan di antara manusia bagaikan seorang raja.”
— Imam Hasan Al-Bashri qs.
“Menyampaikan kebaikan itu lebih baik daripada diam, dan diam itu lebih baik daripada menyampaikan keburukan.”
— Sayyidi Syaikh Abu Qasim Al-Junaid Al-Baghdadi qs.
“Si sufi seperti bumi, sekalipun kotoran najis ditimpakan kepadanya bunga mawar tetap tumbuh darinya.”
— Syaikh Abul 'Abbas Ahmad bin Masruq qs.
“Jika seseorang mendapatkan kegembiraan dalam selain Tuhan, kegembiraannya membuahkan kesusahan, dan jika seseorang tidak akrab dengan pengabdian kepada Tuhannya, keakrabannya membuahkan kesepian (wahsyat).”
— Imam Abu Hamid Muhammad Al-Ghazali qs.
“Sesungguhnya sesuatu yang dicintai kekasih adalah kekasih. Utusan Kekasih adalah seorang kekasih, dan pecinta kekasih adalah juga kekasih.”
— Habib Munzir Al-Musawa
“Jika engkau dalam kesedihan, ingatlah bahwa kesedihanmu itu tidaklah abadi. Dan jika engkau dalam kenikmatan, sadarlah bahwa kenikmatanmu itu tidaklah kekal.”
— Sayyidi Syaikh Ibnu Atha'illah As-Sakandari qs.
“Tidak semestinya seorang salik mengungkapkan karunia (warid) yg diperolehnya. Hal itu bisa mengurangi pengaruh warid dalam qalbu dan menghalangi ketulusannya kepada Tuhan.”
— Sayyidil Habib Umar bin Hafidz
“Orang yang menyebarkan shalawat diantara umat manusia (mengingatkan orang bershalawat kepada Rasulullah), dia akan menjadi orang yang paling dekat dengan Rasulullah.”
— Syaikh Ibnu Qayyim Al-Jauziyah
“Boleh jadi saat engkau tidur, tetapi puluhan doa naik untukmu. Doa dari si faqir miskin yang engkau tolong, dari si sedih yang kau hibur, dari si lapar yang kau beri makan dan dari si miskin yang kau beri bantuan. Janganlah engkau meremehkan setiap perbuatan baik itu.”
— Imam Abu Hamid Muhammad Al-Ghazali qs.
“Hakikat bagaikan pondasi, syariat bagaikan atap, pagar keliling bagaikan akhlaqul karimah.”