— Mawlana Habib Luthfi bin Yahya
“Saya itu orang yang paling tidak suka, ada murid yang melupakan gurunya. Kunci futuh (terbukanya ilmu) itu guru, meskipun gurumu kalah alim dibandingkan kamu.”
— Syaikh Abu Muhammad 'Abdallah bin Khubayq qs.
“Barangsiapa ingin hidup dalam kehidupannya, jangan membiarkan ketamakan bersarang di hati.”
— Imam Abu Hamid Muhammad Al-Ghazali qs.
“Keteladanan dengan tindakan lebih berpengaruh kuat daripada kata-kata belaka.”
— Sayyidi Syaikh Ibnu Atha'illah As-Sakandari qs.
“Tidak akan berkembang biak berbagai cabang kehinaan itu, kecuali di atas bibit tamak (kerakusan).”
— Sayyidi Syaikh Abu Qasim Al-Junaid Al-Baghdadi qs.
“Ada empat perkara yang dapat mengangkat seseorang hamba untuk menuju kedudukan tertinggi meskipun amal dan ilmunya sedikit, yaitu kemurahan hati, kerendahan hati, kedermawanan, dan keluhuran budi pekerti.”
— Habib Munzir Al-Musawa
“Sungguh, shalawat adalah ibadah yang paling mulia dan banyak dilalaikan kaum muslimin. Karena itu kita mesti mengingatkan diri kita, keluarga dan sahabat kita tentang ibadah ini.”
— Sayyidi Syaikh Ibnu Atha'illah As-Sakandari qs.
“Walaupun bentuknya beragam, nikmat terwujud lantaran penyaksian dan kedekatan dengan Allah. Sebaliknya, meski bentuknya beragam, siksa terwujud lantaran keberadaan hijab-Nya. Jadi, sebab siksa adalah keberadaan hijab dan sebab kesempurnaan nikmat adalah dengan memandang wajah-Nya yg mulia.”
— Sayyidi Syaikh Ibnu Atha'illah As-Sakandari qs.
“Jika bukan karena medan nafsu, tentu tak akan ada perjalanan orang² yg menuju Allah, karena tak ada jarak antara dirimu dan diri-Nya yg harus kau tempuh.”
— Imam Abu Hamid Muhammad Al-Ghazali qs.
“Hakikat bagaikan pondasi, syariat bagaikan atap, pagar keliling bagaikan akhlaqul karimah.”
— Sayyidi Syaikh Ibnu Atha'illah As-Sakandari qs.
“Sebaik-baik waktu dalam hidupmu, ialah saat² dimana engkau merasa dan mengakui kefakiran/kebutuhanmu, dan kembali pada adanya kerendahan dirimu.”
— Sayyidi Syaikh Ibnu Atha'illah As-Sakandari qs.
“Ragam ujian merupakan hamparan anugerah.” Dengan datangnya kefakiran, hakikatnya Allah mendudukkan kamu di hadapan-Nya, dan cukuplah bagi kamu apa yg ada dari macam² anugerah dari Allah.
— Imam Abu Hamid Muhammad Al-Ghazali qs.
“Wahai anakku! Ilmu tanpa amal itu sebuah kegilaan dan amal tanpa ilmu tidak akan terwujud.”
— Sunan Bonang
“Kata-kata yang kau gunakan untuk terlalu memaksakan kemauan, serta untuk menegaskan bahwa pendapat sendiri yang benar, dapat menyeret ke arah kesesatan, akibat mendewa-dewakan pendapat sendiri.”
— Mawlana Jalaluddin Rumi qs.
“Di mana pun, jalan untuk mencapai kesucian hati ialah melalui kerendahan hati.”
— Mawlana Jalaluddin Rumi qs.
“Saat kau mampu menyaksikan kelemahan diri sendiri dalam perintah dan larangan, saat itu kau akan tahu kuasa ilahi.”
— Sayyidil Habib Umar bin Hafidz
“Bukan hakmu untuk mengutuk orang yang belum diberi hidayah sepertimu. Tetapi berdoalah agar mereka diberi hidayah lebih mulia dari apa yang Allah telah berikan kepadamu.”