— Sayyidi Syaikh Ibnu Atha'illah As-Sakandari qs.

“Apabila Allah telah membukakan pengertian (faham) tentang penolakan-Nya, maka berubahlah penolakan itu hakikatnya menjadi pemberian.”

— S.S. Abu Ja'far bin Sinan qs.

“Kamu bisa langsung membenci seseorang karena satu dosa yang masih kamu kira. Tetapi kamu tidak membenci dirimu sendiri, padahal kau saja yakin dosamu sudah pasti ada.”

— KH. Ahmad Zuhdiannoor

“Selama rasa kurang masih masuk ke dalam hati, maka berapa pun uang yang didapat, tidak akan membuatnya bahagia. Karena sesungguhnya uang itu bukanlah jawaban hidup.”

— Sayyidi Syaikh Ibnu Atha'illah As-Sakandari qs.

“Jika kau mengetahui bahwa setan tidak pernah lupa kepadamu, jangan kau lalai terhadap Dzat yg menggenggam nasibmu.”

— Sayyidi Syaikh Ibnu Atha'illah As-Sakandari qs.

“Barangsiapa yg tidak suka menghadap kepada Allah dengan halusnya pemberian karunia Allah, maka akan diseret supaya ingat kepada Allah dengan rantai ujian (musibah).”

— Sayyidi Syaikh Ibnu Atha'illah As-Sakandari qs.

“Dzikir yg terlihat bersumber dari penyaksian batin dan hasil berpikir.” Dzikir yg lahir tak lain bersumber dari musyahadah /penyaksian terhadap Tuhan secara batin dan hasil tafakkur tentang-Nya.

— Sayyidi Syaikh Kadirun Yahya Muhammad Amin Al-Khalidi qs.

“Hampirilah Tuhan dengan sifat-sifat lemah, hina-dina dan papa.”

— Syaikh Abul 'Abbas Qasim bin Al-Mahdi As-Sayyari qs.

“Pengesaan (al-tawhid) itu begini: bahwa tidak ada yang terlintas pada pikiranmu kecuali Tuhan.”

— Sayyidi Syaikh Ibnu Atha'illah As-Sakandari qs.

“Sampaimu kepada Allah (wushul) adalah sampaimu kepada pengetahuan tentang-Nya karena mustahil Allah disentuh atau menyentuh sesuatu.”

— Sayyidi Syaikh Ibnu Atha'illah As-Sakandari qs.

“Barangsiapa yg dapat merasakan buah dari amal ibadahnya di dunia ini, maka itu dapat dijadikan tanda diterimanya amal itu oleh Allah di akhirat.”

— Syaikh Hatim Al-Asham qs.

“Tiada waktu pagi datang melainkan setan mencercaku dengan pertanyaan-pertanyaan yang menggoda, ” Apa yang akan kamu makan? Apa yang akan kamu pakai? Di manakah kamu akan tinggal? ” Saya tidak ingin hanyut oleh jebakan itu, maka saya cukup menjawabnya, “Saya akan makan kematian, mengenakan kain kafan, dan tinggal di liang kubur.””

— Sayyidil Habib Umar bin Hafidz

“Sesungguhnya bumi ini tercipta karena Cahaya Nabi Muhammad, maka jika seseorang ingin aman dari bala bencana, mala petaka, musibah dan lainnya, hendaknya ia bersholawat kepada Nabi Muhammad.”

— Syaikh Muhammad Bin Al-Fadhal Al-Balkhi qs.

“Jika kamu melihat seorang murid memperbanyak masalah dunianya, maka hal itu adalah tanda kemundurannya.”

— Syaikh Ahmad Al-Adami qs.

“Barangsiapa menetapi hukum-hukum syariat, Allah akan memberikan cahaya ma’rifat di hatinya, dan tiada kedudukan yang paling mulia selain mengikuti perintah, perilaku, dan perangai baginda Rasulullah Saw.”

— Sayyidi Syaikh Ibnu Atha'illah As-Sakandari qs.

“Allah memberikan warid itu untuk menyelamatkanmu dari cengkeraman materi, dan membebaskanmu dari perbudakan hawa nafsu.”

— Syaikh Abu'l Fayd Dzun Nun bin Ibrahim Al-Mishri qs.

“Ahli makrifat (‘arif) bertambah miskin setiap hari, karena dia semakin mendekati Tuhannya setiap saat.”