— Syaikh Umar Al-Haddad Qs.
“Peradaban baik yang tampak merupakan suatu tanda kebaikan peradaban batin.”
— Sayyidi Syaikh Abdullah Asy-Syarqawi qs.
“Kemampuan seorang hamba melihat Tuhannya bergantung pada kadar penampakan-Nya di hadapan mereka.”
— Mawlana Habib Luthfi bin Yahya
“Saya itu orang yang paling tidak suka, ada murid yang melupakan gurunya. Kunci futuh (terbukanya ilmu) itu guru, meskipun gurumu kalah alim dibandingkan kamu.”
— Sayyidi Syaikh Ibnu Atha'illah As-Sakandari qs.
“Jangan sampai nikmat yg berlimpah membuatmu lalai dalam menunaikan kewajiban bersyukur karena hal itu dapat merendahkan derajatmu dihadapan Allah.”
— Sayyidina Ja'far ash-Shodiq ra.
“Barangsiapa yang mengenal Allah, dia akan meninggalkan segala sesuatu yang lain (selain Allah).”
— Habib Jindan bin Novel bin Salim Jindan
“Cirinya ahlussunnah, bukan tukang caci maki. Sebab, itu bukan sunnahnya Nabi. Itu sunnahnya iblis, sunnahnya syaithan.”
— Sayyidi Syaikh Ibnu Atha'illah As-Sakandari qs.
“Keluarkanlah sifat² kemanusiaanmu yg berlawanan dengan kehambaanmu agar engkau mudah menyambut panggilan Yang Maha Benar (Allah) dan menjadi dekat kehadirat-Nya.”
— Imam Hasan Al-Bashri qs.
“Jangan membenci musibah yang menimpamu. Karena apa yang kamu benci bisa jadi menjadi penyebab solusi bagimu dan apa yang kamu sukai bisa jadi menjadi penyebab kehancuranmu.”
— Sayyidil Habib Umar bin Hafidz
“Jika engkau ingin mengubah jalan hidupmu tapi tak tahu dari mana engkau akan mulai, maka mulailah dengan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.”
— Sayyidi Syaikh Ibnu Atha'illah As-Sakandari qs.
“Karena Allah mengetahui bahwa engkau mudah jemu, Dia membuat bermacam-macam cara taat untukmu. Karena Allah mengetahui bahwa engkau rakus, Dia membatasi ketaatan itu hanya pada waktu² tertentu. Agar perhatianmu tertuju pada kesempurnaan shalat, bukan pada adanya shalat. Karena tidak semua orang yg shalat dapat menyempurnakan shalatnya.”
— Sayyidi Syaikh Abu Qasim Al-Junaid Al-Baghdadi qs.
“Seandainya aku tahu ada ilmu lain yang lebih tinggi dari tasawuf tentu aku akan pergi mencarinya, sekalipun harus dengan merangkak.”
— Sayyidi Syaikh Ibnu Atha'illah As-Sakandari qs.
“Tidaklah kau mencintai sesuatu melainkan kau menjadi hamba baginya dan Allah tidak ingin kau menjadi hamba bagi selain-Nya.”
— Sayyidi Syaikh Ibnu Atha'illah As-Sakandari qs.
“Allah mengetahui kelemahan dirimu sehingga menyedikitkan bilangan (shalat). Dia juga mengetahui kebutuhanmu terhadap karunia-Nya sehingga melipatgandakan pahala-Nya.”
— Syaikh Fakhruddin Ar-Razi
“Orang-orang kaya memiliki kebiasaan meyakini bahwa mereka lah orang-orang terbaik karena mampu meraih segala bentuk kebaikan dengan harta mereka. Itulah sebabnya, mereka menjadi pribadi yang menyukai pujian dan sanjungan.”
— Sayyidi Syaikh Abu Qasim Al-Junaid Al-Baghdadi qs.
“Ada empat perkara yang dapat mengangkat seseorang hamba untuk menuju kedudukan tertinggi meskipun amal dan ilmunya sedikit, yaitu kemurahan hati, kerendahan hati, kedermawanan, dan keluhuran budi pekerti.”
— Sayyidi Syaikh Abu Qasim Al-Junaid Al-Baghdadi qs.
“Si sufi seperti bumi, sekalipun kotoran najis ditimpakan kepadanya bunga mawar tetap tumbuh darinya.”