— Sayyidi Syaikh Ibnu Atha'illah As-Sakandari qs.

“Barangsiapa yg dapat merasakan buah dari amal ibadahnya di dunia ini, maka itu dapat dijadikan tanda diterimanya amal itu oleh Allah di akhirat.”

— Syaikh Abu Hamid Ahmad bin Khadruyah Al-Bakhi qs.

“Jalan sudah terbentang, dan kebenaran sudah jelas, dan penggembala telah menyerukan panggilannya; sesudah itu jika seseorang kehilangan dirinya sendiri, ini karena kebutaannya sendiri.”

— Habib Munzir Al-Musawa

“Lemah lembut adalah pedang cahaya yang lebih tajam dari besi, pedang besi hanya merobek jantung dan membunuh, namun pedang cahaya menembus jiwa dan merubah hati yang benci menjadi cinta.”

— Sayyidina Ali bin Abi Thalib kw.

“Cinta itu tidak dapat dinanti. Ambil dia dengan penuh keberanian atau lepaskan dengan penuh keridhoan.”

— Sayyidi Syaikh Ibnu Atha'illah As-Sakandari qs.

“Segala sesuatu tergantung Kehendak-Nya, bukan Kehendak-Nya bergantung pada segala sesuatu.”

— Syaikh Nawawi Al-Bantani qs.

“Gerak ketaatan ibadah kepada Allah adalah bukti makrifat seseorang, sebagaimana gerak tubuh yang menandai kehidupan.”

— Prof. Dr. KH. Abdul Ghofur

“Jika sudah niat mewakafkan diri untuk kepentingan agama, maka teman, uang, dan bantuan Allah SWT akan datang.”

— Sayyidi Syaikh Ibnu Atha'illah As-Sakandari qs.

“Usahamu untuk mencari-cari kekurangan yang tersembunyi di dalam dirimu lebih baik daripada usahamu untuk menyibak tirai gaib yang terhijab bagimu.”

— Sayyidi Syaikh Ibnu Atha'illah As-Sakandari qs.

“Alam ini ada dengan penetapan Allah dan ia lenyap dengan keesaan Dzat-Nya.”

— Sayyidi Syaikh Ibnu Atha'illah As-Sakandari qs.

“Kata²/keterangan orang yg menerangkan (ilmu makrifat), itu ada kalanya muncul karena luapan perasaan dalam hatinya yg tidak dapat ditahan, atau karena tujuan memberi petunjuk pada murid. Yg pertama itu hal keadaan seorang salik, sedang yg kedua hal keadaan orang yg sudah matang dan mendalam dalam makrifatnya kepada Allah (ahli tahqiq).”

— Sayyidi Syaikh Ibnu Atha'illah As-Sakandari qs.

“Allah memberikan warid itu untuk menyelamatkanmu dari cengkeraman materi, dan membebaskanmu dari perbudakan hawa nafsu.”

— Mawlana Jalaluddin Rumi qs.

“Dalam diri manusia terdapat cinta, rasa sakit, rindu dan keinginan. Sekalipun seratus ribu dunia menjadi milik mereka, niscaya mereka tidak akan puas dan tenang.”

— Habib Munzir Al-Musawa

“Jika engkau dalam kesedihan, ingatlah bahwa kesedihanmu itu tidaklah abadi. Dan jika engkau dalam kenikmatan, sadarlah bahwa kenikmatanmu itu tidaklah kekal.”

— Sayyidi Syaikh Ibnu Atha'illah As-Sakandari qs.

“Andaikan cahaya keyakinan menerangi dirimu, tentu kau akan melihat akhirat lebih dekat denganmu daripada kau berjalan menujunya, dan tentu kau akan menyaksikan keindahan dunia telah diliputi selubung kebinasaan.”

— Sayyidi Syaikh Ibnu Atha'illah As-Sakandari qs.

“Agar ujian terasa ringan, engkau harus mengetahui bahwa Allah-lah yang memberi ujian. Dzat yang menetapkan takdir atasmu adalah Dzat yang selalu memberimu pilihan terbaik.”

— Sayyidi Syaikh Ibnu Atha'illah As-Sakandari qs.

“Sebaik-baik yg harus engkau minta dari Allah, ialah bisa mengerjakan apa² yg Allah perintahkan kepadamu.”