— Sayyidi Syaikh Ibnu Atha'illah As-Sakandari qs.
“Ketika taat, kau lebih membutuhkan belas kasih-Nya daripada ketika melakukan maksiat.”
— Salamah bin Dinar ra.
“Kebanyakan kita berkeinginan tidak mati kecuali setelah bertobat. Namun pada kenyataannya banyak dari kita terus menunda tobat hingga tiba-tiba datanglah saat kematian.”
— Imam Abu Hamid Muhammad Al-Ghazali qs.
“Wahai anakku! Ilmu tanpa amal itu sebuah kegilaan dan amal tanpa ilmu tidak akan terwujud.”
— Sayyidi Syaikh Ibnu Atha'illah As-Sakandari qs.
“Jarang sekali terjadi karunia besar dari Allah (warid) itu kecuali datang secara mendadak (tiba²), supaya tidak ada orang yg mengaku bahwa ia dapat karena telah mengadakan persiapan untuk menerima karunia itu.”
— Sayyidi Syaikh Abdullah Asy-Syarqawi qs.
“Amal yg paling dicintai Allah adalah yg paling sering dilakukan walaupun sedikit. Jika amal itu sering dilakukan, bantuan Allah pun akan sering diberikan.”‘
— Syaikh Abu'l Fayd Dzun Nun bin Ibrahim Al-Mishri qs.
Kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat adalah merupakan permohonan yang senantiasa dipanjatkan dalam doa kita. Bahagia yang dimaksud tentu bukan kebahagiaan semu dan fana, namun kebahagian yang hakiki. Ajaran agama adalah petunjuk dan pedoman untuk meraih kebahagiaan abadi tersebut.Syaikh Ismail Haqqi Al-Khalwati dalam kitab Ruhul Bayan Fi Tafsir Al-Qurâ’an menyebutkan nasehat Syaikh Dzu Nun Al-Mishri tentang tanda-tanda kebahagiaan.Syaikh Dzu Nun Al-Mishri mengatakan:”Tanda-tanda orang yang mendapat kebahagiaan adalah: mencintai orang-orang saleh dan dekat dengan mereka, rajin membaca Al-Qurâ’an, selalu ibadah malam, duduk bersama ulama, dan mempunyai hati yang lembut penuh kasih.”Pikir-pikirkanlah!Renung-renungkanlah!
— Sayyidi Syaikh Ibnu Atha'illah As-Sakandari qs.
“Andil nafsu dalam perbuatan maksiat tampak jelas, sedangkan andilnya dalam perbuatan taat samar tersembunyi. Mengobati yg tersembunyi itu amatlah sulit.”
— Imam Hasan Al-Bashri qs.
“Hari tanpa dosa adalah hari raya. Setiap hari seorang mukmin yang diisi dengan ketaatan, dzikir dan syukur adalah hari raya.”
— Abul Khair Al-Aqtha' qs.
“Seseorang tidak akan mencapai kemuliaan kecuali dengan rajin beribadah, berakhlak mulia, melaksanakan kewajiban-kewajiban, dan bergaul dengan orang-orang saleh.”
— Habib Ali Zaenal Abidin Al-Hamid
“Dekatilah orang saleh walaupun kita masih buruk. Dekatilah, sehingga kita malu untuk melakukan kejahatan.”
— Sayyidil Habib Umar bin Hafidz
“Jika Allah menciptakan Dunia ini untuk kalian, maka Dia (Allah) akan menciptakan engkau tanpa kematian.”
— Sayyidi Syaikh Abdullah Asy-Syarqawi qs.
“Allah membatasi shalat dengan waktu tertentu agar tekadmu adalah bagaimana mendirikan shalat dengan baik, bukan bagaimana shalat itu terlaksana begitu saja.”
— Imam Hasan Al-Bashri qs.
“Nikmat berumah tangga akan terasa dengan 3 cara ; menegakkan peribadatan kepada Allah, qanaah dengan apa yang dimiliki, dan mensyukuri pasangan hidup yang Allah berikan untukmu.”
— Sayyidi Syaikh Abu Yazid Al-Busthami qs.
“Taubat karena berbuat maksiat itu cukup hanya sekali, sedangkan taubat setelah berbuat taat harus seribu kali, sebab taat yg diliputi oleh ‘ujub, sombong, itu berubah menjadi maksiat yg besar, dan orang tidak akan menyadarinya. Sebagaimana jatuhnya iblis dari singgasananya.”
— Syaikh Abu 'Ali Syaqiq bin Ibrahim Al-Azdi qs.
“Tuhan telah membuat orang saleh hidup dalam kematiannya, dan telah membuat orang durjana mati selama hidupnya.”
— Imam Abu Hamid Muhammad Al-Ghazali qs.
“Takabur ada lima : pertama karena keturunan; kedua karena harta; ketiga karena kekuasaan; keempat karena kecantikan; kelima karena pengikut. Yang terakhir ini banyak diderita oleh para ulama.”