— Imam Abu Hamid Muhammad Al-Ghazali qs.

“Siapa membebaskan lisannya berkicau dan membiarkannya tanpa kendali, maka setan akan menyertainya dalam setiap jalan dan menggiringnya menuju tepi jurang kebinasaan. Bahkan akan menjerumuskannya ke dalam kesengsaraan.”

— Sayyidi Syaikh Ibnu Atha'illah As-Sakandari qs.

“Kau tunduk kepada alam selama belum melihat Penciptanya. Jika kau telah menyaksikan-Nya maka alam akan tunduk kepadamu.”

— Imam Hasan Al-Bashri qs.

“Nikmat berumah tangga akan terasa dengan 3 cara ; menegakkan peribadatan kepada Allah, qanaah dengan apa yang dimiliki, dan mensyukuri pasangan hidup yang Allah berikan untukmu.”

— Sayyidi Syaikh Ibnu Atha'illah As-Sakandari qs.

“Sebagaimana Allah tidak menyukai amal yg tak sepenuhnya untuk-Nya, Dia juga tidak menyukai hati yg tidak sepenuhnya untuk-Nya. Amal yg tidak sepenuhnya untuk-Nya tidak Dia terima dan hati yg tak sepenuhnya untuk-Nya tidak Dia pedulikan.”

— Syaikh Abu Hamid Ahmad bin Khadruyah Al-Bakhi qs.

“Jalan sudah terbentang, dan kebenaran sudah jelas, dan penggembala telah menyerukan panggilannya; sesudah itu jika seseorang kehilangan dirinya sendiri, ini karena kebutaannya sendiri.”

— Syaikh Said Ramadhan Al-Buthi

“Ketika hendak tidur, maka kita harus membayangkan bahwa kemungkinan tidur ini adalah tidur untuk selama-lamanya, tidur terakhir kita di alam dunia. Sebelum tidur kita bermuhasabah dan beristighfar kepada Allah.”

— Syaikh Abul Sari Manshur bin 'Ammar qs.

“Semua manusia bisa diringkas ke dalam dua ciri khas: 1) Manusia yg mengenal dirinya, dan yg urusannya adalah peniadaan nafsu diri dan disiplin; 2) Manusia yg mengenal Tuhannya, dan yg kesibukannya ialah mengabdi, menyembah, dan mencari ridha-Nya.”

— Sayyidil Habib Umar bin Hafidz

“Jika kau sedang ada masalah yang tak bisa diselesaikan secara akal, maka seringlah memandang orang saleh, niscaya Allah akan memberikan jalan keluar.”

— Imam Al-Muhasibi qs.

“Orang yang bersikap qanaah adalah orang kaya meskipun dia kelaparan. Dan orang yang tidak pernah merasa puas adalah orang miskin, meskipun dia memiliki segalanya.”

— Sayyidi Syaikh Ibnu Atha'illah As-Sakandari qs.

“Cahaya yg tersimpan di dalam qalbu bersumber dari cahaya yg datang dari perbendaharaan ghaib.”

— Imam Abdullah bin Alwi Al-Haddad qs.

“Ketahuilah, mayoritas yang meninggal su’ul khatimah itu terjadi pada orang yang selalu meremehkan shalat fardhu, zakat wajib, orang-orang yang selalu mencari-cari aib-aib orang-orang islam, dan orang yang mendustakan serta ingkar kepada para wali Allah tanpa alasan yang benar.”

— Imam Syafi'i ra.

“Aku bukan termasuk orang-orang saleh, tapi aku mencintai mereka. Dengan mencintai mereka aku hanya berharap mendapat syafaat. Aku membenci orang yang perilakunya adalah maksiat, meski kadang aku dan mereka sama saja.”

— Sayyidi Syaikh Ibnu Atha'illah As-Sakandari qs.

“Allah mengetahui bahwa engkau tidak sabar ingin menyaksikan Allah, maka Allah memperlihatkan kepadamu yg bersumber dari-Nya.”

— Sayyidi Syaikh Ibnu Atha'illah As-Sakandari qs.

“Bisa jadi Allah memberimu kesenangan dunia, namun menghalangimu dari taufik-Nya. Bisa pula Dia menghalangimu dari kesenangan dunia, namun memberimu taufik-Nya.”

— Sayyidi Syaikh Ibnu Atha'illah As-Sakandari qs.

“Tatkala berkurang apa yg membuatmu senang maka berkuranglah pula apa yang kau sedihkan.”

— Syaikh Abu Abbas Al-Mursi qs.

“Kalau saja satu detik Rasulullah hilang dalam hati dan pikiranku, aku malu menganggap diriku sebagai muslim.”