Pembicaraan Rasulullah SAW Selalu Singkat & Padat

Facebook
WhatsApp
Copy Title and Content
Content has been copied.
< 1 min read

“Aku adalah Muhammad! Nabi yang ummi” (diucapkan Rasulullah -saw- tiga kali), “Tiada Nabi sesudahku! Dan aku dianugrahi kelebihan, pembicaraanku singkat dan padat!”

Umar bin Khattab -ra- pernah bertanya, “Ya Rasulullah mengapa engkau menjadi orang yang paling fasih di antara kami, padahal engkau selalu berada di antara kita?”

Nabi menjawab, “Dahulu, bahasa kaumnya (Nabi) Ismail -as- telah hampir punah. Kemudian datanglah (Malaikat) Jibril -as- membawa bahasa ini kepadaku, dan akulah orang yang paling menjaga dan melindunginya!”

(HR. Abu Nu’aim)

Stay inside the oasis.

Tetaplah berada di dalam oase.

Syaikh Abul Qasim Junayd al-Baghdadi

Wali Abdal dalam Kajian Tasawuf

Syaikh Muhammad Ali as-Sanusi

6 Kategori Pejalan Ruhani

Ajaran dan Dzikir Tarekat Tijaniyah

Shalawat Fatih

Abu Dzarr al-Ghiffari: Pelopor Gerakan Hidup Sederhana

Menjadi Sufi Yang Kaya Lahiriah Zuhud Batiniah

Tasawuf dan Gugurnya Kewajiban Syari’at

Gejolak Hati Melebihi Air yang Mendidih

Hedonic Threadmill

Sejarah Tarekat Shiddiqiyyah

Mengupas Masalah Bai’at/Talqin Dzikir di Dalam Ajaran Thariqat

Imam Al-Ghazali: Sang Hujjatul Islam

Khatir, Waham & Ilmu yang Haqq

Kesiapan Menerima Pancaran Cahaya

Puisi Yunus Emre

Perbedaan Fungsi Antara Al-Qur’an & Dzikir

Pembicaraan Rasulullah SAW Selalu Singkat & Padat