Fatwa Yang Mulia Ayahanda Guru: Pelajari Syari’at (Fiqh, Tauhid, Tasawuf)

Facebook
WhatsApp
Copy Title and Content
Content has been copied.
< 1 min read

Fatwa Yang Mulia Ayahanda Guru tentang salah satu dasar Tarikah

Jangan pula engkau ketinggalan, jangan pula engkau lalai untuk ilmu syari’atmu, untuk menambah ilmu fikihmu, untuk memperkuat ilmu tauhidmu, untuk membaca ilmu-ilmu tasauf. Karena ilmu yang tiga ini adalah merupakan dasar utama daripada dzikirullah.

Sebenarnya ilmu yang tiga perkara ini, inilah yang lebih dahulu dimatangkan dalam dirimu baru diberikan dzikirullah.

Akan tetapi mengingat pendidikan dalam hidup kita beraneka ragam coraknya, di mana kita tidak semuanya mengikuti / menerima ajaran agama Islam yang sempurna di waktu kecil sampai dewasa, maka untuk memberikan ketiga ilmu tersebut terlebih dahulu sematang-matangnya, kita tidak mempunyai banyak kesempatan lagi. Sehingga secara terpaksa diberikan langsung dzikirullah, agar engkau langsung pula dapat merasakan “manisnya” Islam mulia raya.

Dengan satu niat, yaitu membuat engkau yakin, untuk membuat engkau beriman karena kemenangan-kemenangan dzikirullah.

Seperti sabda Nabi: “Ya ayyuhalladzina aamanuu”, hai orang-orang beriman. Jadi, kalau orangnya sudah beriman, ia dapat melaksanakan perintah-perintah Islam mulia raya dengan suka rela.

Oleh karena itu, bagi orang dzikirullah pada khususnya, harus mengejar kembali segala kekurangan ilmu fiqihnya, ilmu tauhidnya dan ilmu tasaufnya.

Karena yang tiga ini adalah penyaring dari pada segala pendapat dan segala filsafat yang mungkin timbul secara negatif dari peramalan dzikirullah itu sendiri.

Darul Amin, 18 September 1975

Stay inside the oasis.

Tetaplah berada di dalam oase.

Adab Mencari Ilmu (Tasawuf)

Memahami Konsep Wujud Menurut Syekh Nuruddin Ar-Raniri

Tugas Menaklukkan Gunung Galunggung dari YM Ayahanda Guru

Memperbanyak Dzikir

Mahabbah (Mencintai Allah)

Jin

Bahagia Mengamalkan Ajaran Islam; Catatan YM. Abu Tentang YM. Ayahanda Guru

Ketika Ulama Terdahulu Menguji Muridnya

Tingkatan Wali Allah

Adab Memakai ‘Imamah (Surban)

11 Prinsip Dzikir Dalam Tarekat Naqsyabandiyah

Ritual dan Ajaran Tarekat Khalwatiyah

Tidak Ada Tasawuf Tanpa Syariah

Kemenyan, Tradisi Yang Dilupakan

Kesiapan Menerima Pancaran Cahaya

Cinta Allah kepada Hamba

Insan Kamil

Adab Murid Terhadap Dirinya Sendiri

Fatwa Yang Mulia Ayahanda Guru: Pelajari Syari’at (Fiqh, Tauhid, Tasawuf)