Memahami Isyarat Cinta Ilahi

Facebook
WhatsApp
Copy Title and Content
Content has been copied.
< 1 min read

Syaikh Abdul Qadir al-Jilani qs. mengatakan, “Wahai anak muda! Waspadalah jika Allah melihat di dlm hatimu ada selain Diri-Nya. Waspadalah bahwa Allah melihat di dlm hatimu ada rasa takut kepada selain Diri-Nya, ada harapan kepada selain-Nya, dan ada kecintaan kepada selain kepada-Nya.

Maka, hendaklah engkau berusaha membersihkan kalbumu dari selain Diri-Nya. Hendaklah engkau tdk memandang kemudharatan ataupun manfaat kecuali bahwa itu datang dari Allah. Engkau selalu dlm rumah-Nya dan menjadi tamu-Nya.

Wahai anak muda! Ingatlah bahwa segala sesuatu yg kau lihat berupa wajah² yg dipoles dan kau cintai adalah cinta yg semu, yg menyebabkanmu dikenai hukuman. Sebab, cinta yg benar dan tdk akan mengalami perubahan adalah cinta kepada Allah Ta’ala. Dia-lah yg seharusnya kau lihat dgn kedua mata hatimu.

Itulah cinta orang² Shiddiq yg dipenuhi limpahan keruhanian. Mereka tdk mencintai dgn keimanan saja, tetapi dgn keyakinan dan kesaksian. Hijab mereka tersingkap dari mata hatimu sehingga engkau melihat perkara² yg ghaib. Engkau melihat apa yg tdk mungkin dpt mereka jelaskan!

❤️ Syaikh Abdul Qadir al-Jilani qs., dlm Fath Ar-Rabbani

ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻋَﻠﻰَ ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪِ، ﺍﻟْﻔَﺎﺗِﺢِ ﻟِﻤَﺎ ﺃُﻏْﻠِﻖَ ﻭَﺍﻟْﺨَﺎﺗِﻢِ ﻟِﻤَﺎ ﺳَﺒَﻖَ، ﻧَﺎﺻِﺮِ ﺍﻟْﺤَﻖِّ ﺑِﺎﻟْﺤَﻖِّ، ﻭَﺍﻟْﻬَﺎﺩِﻱ ﺇِﻟَﻰ ﺻِﺮَﺍﻃِﻚَ ﺍﻟْﻤُﺴْﺘَﻘِﻴْﻢِ ﻭَﻋَﻠﻰَ ﺁﻟِﻪِ ﺣَﻖَّ ﻗَﺪْﺭِﻩِ ﻭَﻣِﻘْﺪَﺍﺭِﻩِ ﺍﻟﻌَﻈِﻴْﻢِ

Stay inside the oasis.

Tetaplah berada di dalam oase.

Puisi Yunus Emre

Sulthanul Awliya Syaikh Abdul Qadir al-Jilani

Tarekat dan Politik: Amalan untuk Dunia atau Akhirat?

Syaikh Abdul Karim Ibnu Ibrahim Al-Jilli

Memperbaiki Diri Melalui Mursyid Sejati Thariqah

Al-‘Arsy, Al-Kursi, Al-Lauh Al-Mahfuzh dan Al-Qalam

Teks Keputusan Muktamar “Siapakah Ahlussunnah Wal Jama’ah?”

Malam Bersama Mawlana Rumi

Tauhid dan Makrifatullah

Keagungan Rasulullah: Milik-Mu, Wahai Rabb-ku

Adab-Adab bagi Salik

Kisah Layla & Majnun

80 Miliseconds: Jarak Tuhan dan Manusia

Syaikh Baha’uddin Naqsyabandi: Sang Imam Khwajagan

Anjuran untuk Tidak Langsung Minum Air Setelah Dzikir

Memasuki Singgasana Tauhid Harus Meninggalkan Asbab

Memahami Musik Dengan Utuh

Ketika Ilmu Salah Tempat

Memahami Isyarat Cinta Ilahi