Hadits: Doa Meminta Kenikmatan Memandang Wajah Allah

Facebook
WhatsApp
Copy Title and Content
Content has been copied.
< 1 min read

“Ya Allah, dengan pengetahuan-Mu terhadap yang ghaib dan kekuasaan-Mu atas semua makhluk, hidupkanah aku selama Engkau tahu kehidupan itu lebih baik bagi ku, dan matikanlah aku jika Engkau tahu kematian itu lebih baik bagiku. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon rasa takut kepadaMu di saat sendiri maupun dalam keadaan terang-terangan, aku memohon perkataan yang benar dalam keadaan baik maupun marah, aku memohon kesederhanaan, baik dalam keadaan fakir maupun kaya, aku memohon kenikmatan yang tak akan habis, dan aku memohon penyejuk hati yang tak pernah berakhir. Aku memohon keridhoan atas ketetapanMu, aku memohon ketentraman setelah kematian, dan aku memohon kenikmatan memandang wajah-Mu, dan kerinduan bertemu dengan-Mu, bukan dalam kesusahan yang mebinasakan dan cobaan yang menyesatkan. Ya Allah, hiasilah kami dengan hiasan iman dan jadikanlah kami termasuk orang-orang yang memberi dan diberi petunjuk.”

(HR. An-Nasai, Ahmad dan lainnya).

Stay inside the oasis.

Tetaplah berada di dalam oase.

Baiat Thariqah di Stasiun

Surah Yasin: Pengalaman Mistis Imam Ibn ‘Arabi

Antara Pikiran dan Tenang

Kurun 15: Doa YM. Ayahanda Guru

Memahami Makna Permohonan yang Terus-Menerus kepada Allah Menurut Sayyidi Syaikh Ibnu Atha’illah As-Sakandari

Aneka Kunci di Kehidupan Dunia dan Akhirat

Mengenal Qolbu, Ruh, Akal dan Nafsu

Cinta Allah kepada Hamba

Ajaran dan Dzikir Tarekat Syattariyah

Dimensi Kemanusiaan Sufisme dan Thariqah

Habib Abu Bakar dan ilmu Fiqh Tahawwulat

Merdeka dari Teori dalam Suluk

Tasawuf sebagai Legitimasi Politik dan Sumber Kesaktian

Khirqah

Sufisme

Teks Keputusan Muktamar “Siapakah Ahlussunnah Wal Jama’ah?”

Bahagia Mengamalkan Ajaran Islam; Catatan YM. Abu Tentang YM. Ayahanda Guru

Tarekat dan Politik: Amalan untuk Dunia atau Akhirat?

Hadits: Doa Meminta Kenikmatan Memandang Wajah Allah