Aneka Kunci di Kehidupan Dunia dan Akhirat

Facebook
WhatsApp
Copy Title and Content
Content has been copied.
< 1 min read

Rasulullah Saw. bersabda:

مفتاح الجنة لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ

“kunci surga itu °lā ilāha illā Allāh° “.

Kunci itu ada gigi²nya. Jika kalimat “lā ilāha illā Allāh” itu kunci, maka syari’at islam dan dan sunnah (akhlaq) Rasulullah Saw. itu geriginya.

Maka tidak cukup hanya mengandalkan ampunan Allah tanpa melakukan syari’at dan berakhlaq mulia.

Setiap sesuatu yg diharapkan pasti ada kuncinya. Sebagaimana di ucapkan bahwa:
– Shalat kuncinya wudlu

Maka:
– Haji kuncinya ihram
– Kebaikan kuncinya serius
– Surga kuncinya tauhid (lā ilāha illā Allāh)
– Ilmu kuncinya bertanya dengan baik lantas menyimak
– Keberhasilan dan pertolongan kuncinya sabar
– Agar dapat bertambah (barokah) kuncinya syukur
– Kewalian kuncinya cinta dan dzikir
– Sukses kuncinya taqwa
– Agar di bimbing kuncinya gemar dan menghormati
– Agar terkabul kuncinya harus berdoa
– Senang akhirat kuncinya zuhud dunia
– Iman kuncinya tafakkur terhadap seruan Allah kepada hamba-Nya dan mengapa diseru oleh-Nya.
– Masuk ke dalam Allah kuncinya pasrah dan selamatnya jiwa serta ikhlas pada hal² yg dicintai, dibenci, diperintah dan dilarang-Nya.
– Agar hati hidup kuncinya merenungkan Al-Qur’an, manghamba dan meninggalkan perbuatan dosa.
– Agar dapat mengakses rahmat Allah kuncinya memperindah pengabdian kepada Sang Pencipta dan melakukan perbuatan yg dapat mensejahterakan hamba-Nya.
– Rizki kuncinya istighfar dengan perbuatan dan taqwa.
– Derajat mulia kuncinya taat kepada Allah dan Rasul-Nya.
– Menyiapkan bekal akhirat kuncinya jangan lama² mikir.
– Kunci segala kebaikan adalah gemar melakukan yg disukai Allah dan aktivitas yg bermanfaat untuk kehidupan akhirat.
– Kunci segala keburukan adalah cinta dunia dan banyak berhalusinasi.

Kitab Ushul al-Wushul ila Allah.

Stay inside the oasis.

Tetaplah berada di dalam oase.

Kisah Teladan Abah Habib Luthfi Bin Yahya

Tiga Kategori Dzikir & 4 Pembagian Dzikir

Permintaan Orang-Orang Quraisy

Plato: Wali Qutub di Zamannya

Wali Abdal dalam Kajian Tasawuf

Filsafat Seruling dalam 3 Pertanyaan Retorik

Kabar Gembira Bagi Mereka Yg Banyak Berdzikir

Bertarekat Itu Adalah Ciri Orang Mukmin

Malaikat

Manaqib Syaikh Baha’uddin Naqshbandi

Anjuran untuk Tidak Langsung Minum Air Setelah Dzikir

Islam, Iman dan Ihsan

Jin

Makna Musyahadah dan Mukasyafah dalam Ilmu Tasawuf

Shuhbah Membangun Mahabbah

Syaikh Fariduddin Attar: Penyair Sufi Yang Melegenda

Sama’ – Tarian Darwis Tarekat Mawlawiyah

20 Sifat Mustahil bagi Allah

Aneka Kunci di Kehidupan Dunia dan Akhirat