Disiplin Sufi

Facebook
WhatsApp
Copy Title and Content
Content has been copied.
< 1 min read

Dalam disiplin Tarekat, seorang murid Sufi, selain dilatih menegakkan Syari’at yg kokoh, juga dilatih:

1]. DZIKRULLAH terus-menerus hingga melanggengkannya. Tujuannya agar bisa menyadari dan merasakan kemanunggalan jiwa dengan Tuhannya dalam Cinta Hakiki, laksana garam yg telah kembali menyatu ke asalnya, yaitu lautan.

2]. TAFAKKUR: Agar mengerti asal-usul dan hakikat segala sesuatu, bahwa sesungguhnya tiada wujud hakiki selain Wujud Allah Ta’ala dan semua ciptaan, mau tidak mau, akan fana’ ke dalam Wujud Tunggal-Nya tersebut, laksana huruf lebur ke dalam titik ba’ yg tunggal.

3]. RABITHATUL-MURSYID (Menjalin ikatan batin yg kuat dengan Guru Mursyid atas dasar Cinta karena Allah dan Rasul-Nya): Dengan senantiasa menghormati dan mematuhi serta lebih mencintainya dibanding dirinya. Demikian itu karena didorong oleh keyakinan bahwa Guru Mursyidnya adalah Wakil Allah di bumi sekaligus Pewaris Sejati Nabi yg benar² sekemauan dengan Allah, laksana bayangan dengan obyek riil atau bagaikan wayang di tangan seorang dalang.

4]. TAHQIQ UBUDIYAH (Menyatakan sifat penghambaan murni dengan meyakini bahwa dirinya tak memiliki apa², semua yg ada diyakini sepenuhnya milik Tuhannya): Bermu’amalah (berpaktek sosial) sebaik mungkin tanpa menyalahkan, menyakiti, merugikan dan mendhalimi siapa pun. Serta membiasakan berperilaku Ketuhanan Yang Maha Esa dengan suka menolong dan melayani sesama makhluk secara ikhlas hingga benar² berhasil mencairkan ego, laksana gumpalan es yg cair menjadi air.

Stay inside the oasis.

Tetaplah berada di dalam oase.

Mengapa Kita Melakukan Dzikir Setiap Minggu?

Qadarullah wa Ma Sya-a Fa’al

Tanda Amal Diterima

Sejarah Tarekat Idrisiyah

Bagaimana Bahagia dari Dalam Diri

Keterkaitan Sanad, Mursyid, Wushul dan Makrifat

Membelah Lautan: Pentingnya Ber-Thariqah (Transkrip)

Jika Tak Mampu Menangis, Berpura-puralah Menangis

Syaikh Abu Yazid al-Busthami: Raja Mistikus

Permintaan Orang-Orang Quraisy

Yunus Emre: Satu-Satunya Saat Ketika Kau Tak Berdosa

Nurun ‘ala Nurin

Kaum Tarekat: Militan atau Apolitik?

Penjelasan Tentang Tajalli Dzat, Tajalli Sifat, Tajalli Asma, Dan Tajalli Af’al

Dzun Nun al-Mishri

Syattariyah: Tarekat dari Negeri Hindustan

Petunjuk Bagi Murid Dalam Memilih Guru

80 Miliseconds: Jarak Tuhan dan Manusia

Disiplin Sufi