Sufisme

Facebook
WhatsApp
Copy Title and Content
Content has been copied.
< 1 min read

Tasawuf atau Sufisme adalah ilmu untuk mengetahui bagaimana cara menyucikan jiwa, menjernihan hati, memperbaiki akhlak, mendamaikan fikiran, menenangkan jiwa, membangun dzahir dan bathin.

Karena segala permusuhan, pertikaian dan peperangan di dunia ini disebabkan oleh kotornya hati dan jiwa.

Tasawuf bukanlah madzhab, bukan pula sekte atau sebuah aliran, Tapi Tasawuf adalah syari’at bathin, ilmu pendekatan diri pada Sang Pencipta.

Tasawuf tidak mengajarimu bagaimana cara membasuh wajahmu ketika berwudlu, Tapi Tasawuf mengajarimu bagaimana cara membasuh hatimu dari sifat sombong dan angkuh, dari sifat riya’ dan munafik, dari sifat ujub dan hasud dan berbagai macam penyakit dan kotoran hati lainnya.

Tasawuf tidak mengajarimu untuk memanjangkan jenggot dan memendekkan gamis. Tapi Tasawuf mengajarimu memperpanjang hadirnya hati ketika berdzikir dan menghilangkan bisikan² hati dan berbagai macam pikiran dari sesuatu selain Allah.

Tasawuf tidak hanya fokus pada ibadah secara dzahir saja sementara bathinnya kosong, Tapi Tasawuf mengajarimu merasakan manisnya buah ibadah.

Tasawuf tidak hanya mengajarimu sholat saja, Tapi Tasawuf juga mengajari agar hatimu khusyuk di dalam sholat.

Tasawuf mengajarimu untuk membahas niat² dan tujuan² dari ucapan dan perbuatan yg engkau lakukan setiap saat.

Tasawuf mengajarimu untuk berpegang teguh pada kitab suci Al-Qur’an dan sunnah.

Tasawuf mengajarimu berbaik sangka pada Allah dan semua makhluk-Nya.

Tasawuf mengajarimu selalu bersyukur dan bersabar.

Tasawuf menuntunmu untuk selalu berdzikir dan berfikir.

Tasawuf mengajarimu adab dan ihsan.

Tasawuf adalah fiqih bathin sebagai pendukung dari fiqih dzahir.

Tasawuf adalah fiqih amaliyah hati sebagai pendukung dari fiqih amaliyah anggota tubuh.

Jernihkan pikiran dengan Tasawuf, dan bersihkan hati dengan bergabung bersama para ahli Tasawuf.

Jangan pernah membenci atau mengingkari tasawuf sebelum mengenal dan mempelajari isi dan ajaran Tasawuf.

Stay inside the oasis.

Tetaplah berada di dalam oase.

Syaikh Muhammad Ali as-Sanusi

Sejarah Tarekat Qadiriyah

Tidak Merasa Lebih Baik dari Orang Lain

Al-Ghayyur: Allah Maha Pencemburu

Khirqah

Filsafat Seruling dalam 3 Pertanyaan Retorik

Keagungan Rasulullah: Milik-Mu, Wahai Rabb-ku

Petunjuk Bagi Murid Dalam Memilih Guru

Sejarah Tarekat Naqsyabandiyah

Hadits Jibril

Mengenal Qolbu, Ruh, Akal dan Nafsu

Pembicaraan Rasulullah SAW Selalu Singkat & Padat

80 Miliseconds: Jarak Tuhan dan Manusia

Syaikh Samman: Pendiri Tarekat Sammaniyah

Seorang Murid dan Sayyidina Khidhir

Cara Mudah untuk Masuk Surga

Syaikh as-Sayyid Ahmad Al-Badawi

Dimensi Kemanusiaan Sufisme dan Thariqah

Sufisme