— Sayyidi Syaikh Ibnu Atha'illah As-Sakandari qs.
“Bagaimana dapat dibayangkan bahwa Allah dapat dihijab oleh sesuatu, padahal Dia lebih dekat kepadamu dari segala sesuatu.”
— Sayyidi Syaikh Ibnu Atha'illah As-Sakandari qs.
“Ketika taat, kau lebih membutuhkan belas kasih-Nya daripada ketika melakukan maksiat.”
— Syaikh Said Ramadhan Al-Buthi
“Mencintai orang-orang saleh adalah jalan terdekat menuju Allah.”
— Imam Abu Hamid Muhammad Al-Ghazali qs.
“Mencintai itu tidak cukup dengan tidak melukai hati orang yang dicinta, tapi juga harus bersabar saat dilukai orang yang dicinta.”
— Sayyidil Habib Umar bin Hafidz
“Ujian laki-laki adalah menahan pandangan, ujian perempuan adalah menahan untuk dipandang. Karena laki-laki ingin sekali untuk memandang dan perempuan ingin sekali dipandang.”
— Imam Al-Mawardi
“Barangsiapa yang takabbur dengan ilmunya dan mengangkat-angkat dirinya sendiri, maka Allah akan hinakan dia dengannya. Sebaliknya, barangsiapa yang merendah diri dengan ilmunya, Allah akan memuliakannya dengan ilmunya itu.”
— Sayyidina Abdullah bin Mas'ud ra.
“Kita-kita hanyalah seorang tamu dan hartanya adalah barang pinjaman. Seorang tamu pasti akan pergi dan barang pinjaman akan dikembalikan kepada pemiliknya.”
— Sayyidi Syaikh Ibnu Atha'illah As-Sakandari qs.
“Di antara tanda mengikuti hawa nafsu adalah sigap melakukan amalan sunnah, namun malas menunaikan amalan wajib.”
— Sayyidi Syaikh Ibnu Atha'illah As-Sakandari qs.
“Keluarkanlah sifat² kemanusiaanmu yg berlawanan dengan kehambaanmu agar engkau mudah menyambut panggilan Yang Maha Benar (Allah) dan menjadi dekat kehadirat-Nya.”
— Sayyidi Syaikh Ibnu Atha'illah As-Sakandari qs.
“Buah ketaatan yg dirasakan di dunia adalah kabar gembira bagi orang² yg beramal tentang adanya balasan ketaatan di akhirat.”
— Sayyidi Syaikh Abdullah Asy-Syarqawi qs.
“Tidak ada nikmat di dunia ini yg menyamai/menyerupai nikmat surga, kecuali nikmat yg dirasakan oleh ahli dzikir, dalam perasaan hati.”
— Sayyidi Syaikh Kadirun Yahya Muhammad Amin Al-Khalidi qs.
“Beribadatlah sebagaimana Nabi/Rasul Beribadat. Berprinsiplah dalam mental sebagai pengabdi. Berabdilah dalam mental sebagai pejuang. Berjuanglah dalam kegigihan dan ketabahan sebagai prajurit. Berkaryalah dalam pembangunan sebagai pemilik.”
— Sayyidi Syaikh Ibnu Atha'illah As-Sakandari qs.
“Sinar mata hati membuatmu menyaksikan kedekatan-Nya denganmu. Penglihatan mata hati membuatmu menyaksikan ketiadaanmu karena keberadaan-Nya. Hakikat mata hati membuatmu menyaksikan keberadaan-Nya, bukan ketiadaanmu dan bukan pula keberadaanmu.”
— Mawlana Jalaluddin Rumi qs.
Seorang pria berjalan melewati pengemis dan bertanya, “Tuhan, mengapa Kau tidak melakukan sesuatu untuk orang² ini?” Tuhan menjawab, “Aku sudah berbuat sesuatu, Aku menciptakanmu”.
— Imam Abu Hamid Muhammad Al-Ghazali qs.
“Sebagian orang tak percaya pada Tuhan di dunia ini disebabkan oleh orang-orang yang membuat tampilan negatif pada agamanya dengan akhlak buruk dan kebodohan mereka.”
— Syaikh Abu Abbas Al-Mursi qs.
“Kalau saja satu detik Rasulullah hilang dalam hati dan pikiranku, aku malu menganggap diriku sebagai muslim.”