Thariqah Umum & Thariqah Khusus

Facebook
WhatsApp
Copy Title and Content
Content has been copied.
< 1 min read

Thariqah/Tarekat yg umum dan tarekat yg khusus bisa kita lihat dan kita fahami berdasarkan konsep mujahadah dalam agama Islam seperti yg diutarakan oleh Ibn Khaldun dalam kitabnya Syifa’us Sail. Menurutnya, mujahadah dalam agama Islam ada tiga; yg dua umum dan satu lagi khusus.

Mujahadah yg umum ialah mujahadah taqwa yg betujuan melepaskan diri dari siksa neraka dan bisa masuk ke surga saja. Keduanya ialah mujahadah istiqamah yg bertujuan lepas dari siksa neraka dan bisa masuk surga dan mendapat nikmat yg lebih baik dan istimewa.

Mujahadah yg khusus ialah mujahadah al-Kasyfi wal-ittila’ yaitu mujahadah yg berakhir dengan terangkat berbagai hijab hati sehingga mata hati akan dapat melihat ayat² Allah di alam malakut. Menurut Ibnu Khaldun, orang yg melakukan mujahadah di peringkat ini terus menerus aspek ruhaninya akan menjadi kuat dan aspek jasmaninya akan menjadi lemah, akhirnya aspek ruhaninya kuat dan jasmaninya lemah, maka orang tersebut disebut sebagai insanul ruhiyyon atau manusia ruh semata-mata. Ketika itulah Allah kasyafkan berbagai rahasia-Nya dalam pandangan mata hati. Menurut Beliau, mujahadah ini khusus karena mesti dipimpin oleh seorang Syaikh Mursyid.

Kesimpulannya, tarekat tasawuf atau at-Thariqah as-Sufiyyah adalah satu kaidah mujahadah khusus atau satu madrasah mujahadah khusus yg diamalkan oleh golongan sufiyyah, yg teratur, tersusun dan terpimpin yg dapat mengantarkan pengamalnya mencapai derajat Ihsan. Di dalamnya terdapat berbagai kaidah, antaranya mesti ada Syaikh Mursyid, berbai’at dan ditalqinkan oleh Guru, adanya shuhbah (hubungan yg erat dengan Guru), ada dzikir dan tafakkur, melakukan uzlah dan khalwat, ada himmah yg tinggi, bertaqwa, mencari ilmu, menjaga adab yg ditentukan dan sebagainya.

Oleh:
TUAN GURU DR. HJ. JAHID BIN HJ SIDEK AL-KHALIDI (Syaikh Mursyid Tarekat Naqsyabandiyah Khalidiyah) ; Kertas Kerja: Tarekat Suatu Kewajiban – Simposium Tarekat Tasawuf Siri Ke-VI anjuran Jabatan Mufti Negeri Sembilan & Madrasah As-Saidiyyah.

Stay inside the oasis.

Tetaplah berada di dalam oase.

Mawlana Jalaluddin ar-Rumi: Guru Kaum Darwis

Manaqib Syaikh Baha’uddin Naqshbandi

Kisah Teladan Abah Habib Luthfi Bin Yahya

Cara Mudah untuk Masuk Surga

Memahami Isyarat Cinta Ilahi

Adab (Etika) Dalam Shalat

Kasihi dan Cintailah Semua Makhluk

Jadilah Engkau Bumi, Agar Padamu Tumbuh Mawar

Sejarah Tarekat Syadziliyah

Syaikh Fariduddin Attar: Penyair Sufi Yang Melegenda

Al-Ghayyur: Allah Maha Pencemburu

Tarekat Sebagai Jaringan Sosial

Islam, Iman dan Ihsan

Tarekat Chisytiyyah – Citarasa Spiritual Khas India

Tanda Amal Diterima

Menghayati Tauhid dalam Surah An-Nahl Ayat 78-79: Refleksi Cinta kepada Nabi ﷺ dan Allah Subhanahu wa Ta’ala

Syaikh Baha’uddin Naqsyabandi: Sang Imam Khwajagan

Mengenal Qolbu, Ruh, Akal dan Nafsu

Thariqah Umum & Thariqah Khusus