Pengertian Bertarekat

Facebook
WhatsApp
Copy Title and Content
Content has been copied.
< 1 min read

(Bertarekat itu adalah dibimbing agar akhlaknya seperti Nabi Muhammad Saw.) sebagaimana pesan Syaikh Buzaydi dalam kitab Al-Ādab al-Mardliyah li Salik Thariq al-Shūfiyah:

Bersuluklah saudaraku!
Bersuluklah dibawah bimbingan Syaikh yg ‘Arif billah (mengenal Allah dengan baik), agar engkau dikeluarkan olehnya dari:
– zona kebodohan masuk ke zona ilmu,
– di keluarkan dari zona ilmu masuk zona sumber ilmu,

Kemudian
– hatimu akan dikosongkan hanya untuk Allah,
– Sifat²mu akan diperindah,
– engkau akan diantarkannya mendekat hingga wushul (sampai dihadirat Allah),
– disampaikan salam perpisahan,
– dilepas agar menghadap sendiri kepada Dzat Yang Maha Mengatur kehidupanmu.

Demikian itu bukan hal yg sulit bagi Allah.

Stay inside the oasis.

Tetaplah berada di dalam oase.

Dzun Nun al-Mishri

Antara Pikiran dan Tenang

Kemenyan, Tradisi Yang Dilupakan

Rumah Bau Melati

Musyahadah – Menyaksikan Allah Ta’ala

Jaminan Malaikat kepada Mereka yang Gemar Bersholawat

Sejarah Tarekat Naqsyabandiyah

Keterkaitan Sanad, Mursyid, Wushul dan Makrifat

Syaikh Ma’ruf al-Karkhi: Peletak Dasar Ajaran Cinta

Tanda Amal Diterima

Hanya dengan Mengingat Allah

Sejarah Tarekat Shiddiqiyyah

Sukma Nurani dan Sukma Dzulmani

Syaikh Abu Abbas al-Mursi: Khalifah Besar Syadziliyah

Kaum Tarekat: Militan atau Apolitik?

Pentingnya Adab dalam Beribadah

Surga

Tarekat dan Politik: Amalan untuk Dunia atau Akhirat?

Pengertian Bertarekat