Cara Wushul Tercepat

Facebook
WhatsApp
Copy Title and Content
Content has been copied.
< 1 min read

Menurut Khwaja Syaikh Baha’uddin an-Naqsyabandi qs.

وقال بعض الأكابر شراح الحكم العطائية:
قال حضرة خواجة بهاء الدين النقشبندي قدس سره:
أقرب الطرق إلى الله عندنا نفي الوجود
وإن كان الصيام والصلاة طريقة إلى الحضرة الأحدية، ولا يتم الوصول بها إلا بنفي الوجود
فلذلك كان السالك يجد من المدد في الباطن والظاهر ما لا يجده في الصوم والصلاة
لأنها تنقي وجود السالك وتضمحل معها أوصافه ويصير عبدة خالصة لمولاه وتحفه ألطافه
فلا تلتفت إلى سائر أورادك ما عدا الواجبات والرواتب.

Para Syaikh Pensyarah kitab Hikam Ibn ‘Atha’ yg agung menceritakan bahwa:
Hadlrah Khwaja Syaikh Baha’uddin an-Naqsyabandi qs. berkata:
– Cara wushul kepada Allah yg tercepat menurutku adalah “melenyapkan wujud (ke-aku-an).”
– Walaupun shalat dan puasa adalah cara wushul pada “hadrah ahadiyah” namun ke-wushul-an tidak bisa sempurna jika belum melenyapkan wujud.
– Perpaduan “madad” batin maupun lahir (melenyapkan wujud) inilah yg tidak ditemukan seorang salik dalam shalat dan puasa.
– Perpaduan “madad” inilah yg menyucikan ke-aku-an salik, sekaligus meluluh-lantakkan sifat² kemakhlukan dan menjadikan salik sebagai “hamba hakiki” yg layak menjadi persembahan dan menerima kelembutan istimewa dari “Tuannya”.

Maka, janganlah engkau berpaling dengan mempersembahkan wirid²mu hanya sebatas menunaikan kewajiban dan aktivitas yg menyertai kewajiban saja.

Kosa kata (mufradāt):
– khwaja = Guru Sufi
– wushul = sampai tujuan
– hadlrah ahadiyah = kedudukan mulia di “hadapan Allah”
– al-wujūd = wujud (ke-aku-an)
– madad = transfer anugerah dari Allah Ta’ala melalui ruhani kekasih-Nya/Guru Mursyid

di kutip dari Kitab Jami’ul Ushul fil Auliya’

Stay inside the oasis.

Tetaplah berada di dalam oase.

Menjadi Ahli Taat Beribadah: Makna Ridha Allah dalam Ketaatan menurut Sayyidi Syaikh Ibnu Atha’illah As-Sakandari

Masyayikh Ahli Silsilah Thariqah Naqsyabandiyah Khalidiyah

Sufisme

Kaum Tarekat: Militan atau Apolitik?

Teks Keputusan Muktamar “Siapakah Ahlussunnah Wal Jama’ah?”

Sungai di Surga (Al-Kautsar)

Baiat Thariqah di Stasiun

Anjuran untuk Tidak Langsung Minum Air Setelah Dzikir

Tarekat dan Politik: Amalan untuk Dunia atau Akhirat?

Syaikh Muhammad Ali as-Sanusi

Doa Perlindungan dari Gempa

Memahami Isyarat Cinta Ilahi

Syaikh Ibnu Atha’illah as-Sakandari: Pengarang Al-Hikam

Dua Penjaga Manusia

Mustahil Bersyukur

Ajaran dan Dzikir Tarekat Tijaniyah

Hati-Hati dengan Prasangkamu Karena Mata Sering Kali Menipu

Pembicaraan Rasulullah SAW Selalu Singkat & Padat

Cara Wushul Tercepat